ASR

lisensi

Advertisement

Saturday, 23 May 2026, May 23, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-23T17:34:08Z

Pasar Loak Jatinegara : Oase Pemburu Harta Karun


Jakarta //Asr-tv.com //Bukan sebangun gedung plaza, tanpa penyejuk udara, tanpa SPG yang ramah menawarkan senyuman sebelum menjual produknya. Hanya jalan satu mobil yang melintasi Jalan Bekasi Barat III memutar ke Jalan Jatinegara Timur II. Pasar Loak Jatinegara atau para pecandu barang bekas branded menyebutnya Pasar JI (Jembatan item)
Pasar loak JI bukan hanya menawarkan barang bekas belaka, tetapi para pedagang yang berjajar di sisi jalan seperti memajang etalase nostalgia. Foto-foto Jadul, jam antik, kamera manual, mesin tik dan masih banyak lagi perabotan tempo dulu yang begitu melekat di ingatan manusia saat ini. 23 mei 2026
Selain barang-barang antik, Pasar JI juga menawarkan aneka barang bekas kekinian seperti Fashion, Jam tangan bekas, buku-buku, Handphone dan masih banyak lagi. Panorama di tempat ini menjadi begitu variatif. Dan jika kita teliti dalam memilih, kita akan mendapatkan barang bekas bermerek dengan harga yang terjun bebas.

Bagi Marji (51 tahun) pedagang di Pasar JI, Pasar ini menjadi tempat ia bisa bebas menjual apa saja, karena barang yang didapatkan dari lapak-lapak rongsok yang menjadi langganannya mengambil barang bekas, “Ape aje yang ada di lapak kalo feeling gue bisa dijual ya gue beli”

Tawar menawar menjadi seni di sini untuk mencapai kata deal dalam jual beli, tidak perlu ragu untuk menawar, karena tidak ada standar harga di Pasar Loak JI. “Kalo di sini mah tawar aje bang, kadang kita juga gak tau pasarannye berape, misal kayak ini topi, gue gak tau ini pasarannye berape, yang penting gue buka harga, abang tawar dah, kalo harga masuk, deal” lanjut bang Marji.

Cikal bakal Pasar Loak JI sebenarnya sudah ada dari tahun 70-an hanya para pedagang masih suka berpindah-pindah tempat. Baru di awal tahun 2000-an ketika para pedagang dari Jalan Jenderal Urip Sumoharjo dipindahkan oleh Pemkot ke Jalan Bekasi Barat III dan Jalan Jatinegara Timur II terbentuklah komunitas pedagang Pasar Loak Jembatan item, dan dinamakan Pasar Loak jembatan item karena memang ada jembatan berwarna hitam di lokasi pasar hingga saat ini.

Para pedagang menjajakan barangnya full seminggu penuh, dimulai dari pukul 04.00 pagi sampai pukul 18.00 sore. Pasar Loak ini selalu ramai dikunjungi para pemburu harta karun, khususnya Sabtu-Minggu atau libur nasional pengunjung bisa saling berhimpitan mencari celah untuk menemukan barang yang dicari. Sekali lagi, jika Anda beruntung Anda akan mendapatkan barang mewah dengan harga kaki lima. Selamat berburu.

(Indra Dermawan)