.
Puspanegara//Asr-tv.com//Tradisi perayaan kelulusan atau kenaikan kelas yang biasa disebut Samen di wilayah Jawa Barat tak jarang menjadi sorotan para orang tua siswa yang memiliki tingkat ekonomi rendah jika membebani secara finansial, kata yang secara etimologis berasal dari bahasa Belanda yang berarti bersama-sama bergeser makna menjadi perayaan kelulusan atau kenaikan kelas ini jika diadakan dengan kebijakan yang tidak membebani wali murid akan menjadi momen spesial bagi siswa dan siswi sekolah tersebut.
Kelulusan dan kenaikan kelas tentu sebuah momentum yang cukup penting bagi siswa dan siswi di sekolah termasuk orang tua murid. Akan menjadi sangat wajar jika pihak sekolah menginisiasikan sebuah acara perayaan dengan tidak meninggalkan nilai edukasi diiringi dengan kebijakan yang tidak memberatkan bagi para wali murid.
SDN Puspanegara 2, kampung Kamurang, kelurahan Puspanegara, kecamatan Citeureup bisa menjadi contoh baik dalam pelaksanaan Samenan, sebab sekolah ini mengadakan kegiatan seremonial berupa syukuran yang sederhana, dengan di tambahkan acara seni budaya yang dipersembahkan oleh siswa-siswi secara sukarela dan memanfaatkan fasilitas yang ada di sekolah dengan maksimal.
Kepala sekolah SDN Puspanegara 2, Sulianingsih, S.Pd.SD menjelaskan, “Kami SDN Puspanegara 2 hanya mengadakan acara tasyakuran saja, setelah siswa-siswi melewati sekolah selama 6 tahun, dan yang terpenting esensi dari acara ini walaupun bukan acara besar adalah kesannya, semoga menjadi kelak menjadi anak-anak yang berprestasi di masa depannya dan anak-anak tidak melupakan akar pendidikannya dimulai dari sini.”
Sulianingsih juga menyatakan, “Kita melibatkan orang tua siswa dalam acara ini, kami tidak mengarahkan, jadi semuanya murni atensi dari wali murid dan kita pihak sekolah siap memfasilitasinya dan kami tidak memungut biaya sepeserpun dari wali murid, malah saya ikut membantu lewat dana pribadi, dan tidak juga sepeserpun kami memakai dana BOS.”
“Kegiatan Tasyakuran yang akan dilaksanakan pada hari Kamis, 18 Juni 2026 ini juga tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar, acara akan dilaksanakan setelah kegiatan belajar mengajar, dan Alhamdulillah ujian sekolah juga sudah selesai, jadi sama sekali tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar.” Sulianingsih Kepala Sekolah SDN Puspanegara 2 menambahkan.
(Irwan Darmawan)


