Dok.Asr -tv.com
BABAKAN MADANG, //Asr-tv.com// Gerakan Pangan Murah (GPM) Istimewa hadir di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Minggu pertama Oktober 2025. Kegiatan ini digelar dalam rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) oleh Kecamatan Babakan Madang.
Pantauan Jurnalis ASR TV di lokasi, antusiasme warga sangat tinggi. Warga berbondong-bondong memborong beras, telur, minyak, dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga di bawah pasaran.
Menurut Mubarok, Kaur Perencanaan Desa Karang Tengah, GPM sangat membantu meringankan beban masyarakat.
> "Untuk kegiatan hari ini GPM untuk belanja pangan murah itu terjangkau, sudah sangat membantu. Antusias banget, sangat banyak yang berbondong-bondong," ujar Mubarok.
Ia menjelaskan perbedaan harga bisa mencapai Rp 1.000 - Rp 2.000 per item, bahkan untuk beras bisa lebih murah hingga Rp 15.000 per karung 5 kg dibanding harga pasar.
> "Kalau bisa sih sering-sering, terutama di hari-hari besar mau puasa atau lebaran. Sangat membantu untuk masyarakat," harapnya.
Untuk tahun ini, Desa Karang Tengah baru mendapat satu kali jatah GPM. Sistemnya di-rolling antar desa di Kecamatan Babakan Madang, biasanya 3 bulan sekali.
*Pedagang Ikut Cuan*
Uniknya, GPM juga membawa berkah bagi pedagang kecil yang mangkal di sekitar lokasi.
Dian, penjual Yakult asal Kadumangu yang keliling tiap hari Senin-Sabtu, mengaku pendapatannya naik drastis.
> "Kalau ada GPM kenaikan bisa sampai 60 persen. Kalau dirupiahkan bisa nambah 70 ribuan. Biasanya dapat 200 ribu, kalau ada GPM jadi 270 ribu," ungkap Dian kepada Asr -tv
Com.
Dian yang rutin mengikuti jadwal GPM dari Desa Sumur Batu hingga Karang Tengah mengaku selalu hadir tiap ada GPM karena pembeli jauh lebih ramai.
Istimewanya GPM kali ini, ada subsidi dari Kabupaten Bogor. Beras yang biasanya Rp 75.000 / 5kg, dijual hanya Rp 60.000.
Arifin Ireng / Ecin K
ASR, Bogor


