ASR

lisensi

Advertisement

Tuesday, 19 May 2026, May 19, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-20T02:18:37Z

Pindang Gabus Pucung : Sederhana Menjadi Langganan Para Pejabat

    Dok.asr

Depok-//Asr-tv.com// Gabus Pucung masakan khas tradisional Betawi Pinggir, perpaduan antara pucung (Kluwek) dan ikan gabus segar ditambah dengan beberapa rempah-rempah menjadikan masakan ini terasa nikmat di lidah. Namun seiring perkembangan zaman, banyaknya jenis masakan yang memenuhi list menu di dapur orang Indonesia khususnya Betawi, menjadikan Gabus Pucung seperti hilang, menguap dari meja-meja makan orang-orang Betawi.
Di tengah rasa kehilangan kita akan masakan khas Betawi pinggir ini, ada rumah makan pindang gabus pucung di sudut terpencil Kota Depok, tepatnya di Jl. Leuwinanggung, Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Kota Depok. RM. Pindang Gabus Pucung milik Bapak H. Mamin yang sudah berjualan sejak tahun 2004. Bapak Haji Mamin sangat menjaga cita rasa dari masakan khas Betawi tersebut, beliau menerangkan, kuncinya ada di Ikan gabus yang segar dan pucung yang diproses secara tradisional.
Bapak Haji menuturkan, pucung atau kluwek yang ia pakai berasal dari petaninya langsung di daerah Jonggol, diproses dengan cara-cara tradisional, direbus terlebih dahulu lalu dipendam di tanah kurang lebih 2 minggu, itu rahasia agar rasa pucung tidak pahit, sedang ikan gabus segar di supply dari kawasan Tangerang, sebab di Depok sudah jarang rawa-rawa, begitu ungkapnya.

Pemilihan pucung yang unggul, ikan gabus segar yang digoreng terlebih dahulu agar tidak amis, kuah yang kental serta rempah-rempah tambahan warisan orang tua menjadikan Gabus Pucung Bapak Haji Mamin idola bagi para pecinta kuliner tradisional betawi se-Jabodetabek, bahkan tak main-main RM. Pindang Gabus pucung ini menjadi tempat makan favorit para pejabat Kota Depok, dari mulai mantan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail, Mohammad Idris sama Walikota petahana Bapak Supian Suri kerap mendatangi rumah makan ini. “Jika ada pejabat-pejabat dari luar kota biasanya juga diajak kesini oleh pak Walikota.” Pungkas Haji Mamin.

RM. Pindang Gabus Pucung ini tutup pada hari Jumat karena permintaan pelanggan sebab awalnya rumah makan ini tutup pada hari minggu. Rumah makan ini tak pernah sepi pembeli, dari mulai buka pukul 08.00 pagi hingga pukul 04.00 sore. Ketika penulis menanyakan omset perharinya dari rumah makan ini, Pak Haji agak malu-malu menjawabnya, tetapi beliau menyampaikan, hampir seluruh keluarga besarnya sudah menunaikan Ibadah Haji dari keuntungan berjualan Gabus Pucung ini.

Bagaimana para pecinta kuliner tradisional, ingin merasakan Gabus pucung dengan rasa mewah namun dengan harga yang sederhana ini? Silahkan berkunjung ke RM. Pindang Gabus Pucung milik Haji Mamin yang berada di Jl. Leuwinanggung, Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Selamat mencoba sobat kuliner Rajakabar.id


(Irwan Darmawan)