ASR

lisensi

Advertisement

Thursday, 28 May 2026, May 28, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-28T09:45:24Z

Sungai Ciliwung : Aliran Peradaban Tiga Kota Besar

Bogor //Asr-tv.com//Sekelompok ibu-ibu mencuci pakaian, lelaki muda sibuk dengan goloknya membelah beberapa bilah bambu, anak-anak asyik mandi pagi di jernihnya air sungai yang mengalir ritmis menerpa batu-batu kali yang bertebaran secara alami, terkadang terlihat dari kejauhan rombongan berang-berang menyeberangi sungai masuk ke belukar dengan terburu-buru sebab ada Getek besar melintas membawa tumpukan batu bata merah untuk dibawa ke Jakarta, namun itu hanyalah gambaran masa lalu suasana pagi di tepi sungai ciliwung.
Saat ini ciliwung bagaikan momok bagi tiga kota besar, khususnya Jakarta. Sungai yang berhulu dari mata air gunung gede-pangrango yang melintasi Bogor, Depok dan Jakarta kini menjadi momok bagi tiga kota besar tersebut, khususnya Jakarta. Limbah industri, sampah warga dan bantaran sungai yang dijadikan hunian mempersempit lebar asli sungai Ciliwung.
Saat ini Pemkot Jakarta sedang gencar menormalisasi kembali sungai ciliwung, pembebasan lahan yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026 meliputi Kelurahan Cawang, Cililitan, Pangadegan, dan Rawajati. Nantinya daerah tersebut akan dibangun turap setelah dilakukan pelebaran kembali area sungai, program pengerukan sedimen, pembersihan sampah juga terus dilakukan sebagai upaya mengurangi 40% resiko banjir karena meluapnya sungai ciliwung. (Dilansir dari : BeritaJakarta)

Bukan hanya pemerintah yang peduli terhadap sungai ciliwung, KCD (Komunitas Ciliwung Depok) yang bermarkas tepatnya di GDC kelurahan Tirtajaya, kecamatan Sukmajaya, kota Depok juga menjadi entitas penting dalam menjaga dan merawat kelestarian sungai ciliwung.

Irfan (51 Tahun) salah satu pengurus (Aktivis Lingkungan Hidup) KCD menceritakan “Latar belakang berdirinya KCD ya karena kita mau sungai ciliwung bersih, soal visi misi ya sama aja, pokoknya ciliwung bersih, kita juga kan rutin susur sungai untuk membersihkan sampah, memberikan edukasi lingkungan ke masyarakat salah satunya jangan buang sampah di sungai ciliwung, yang kemarin ramai pengendalian ikan sapu-sapu itu belajarnya juga dari kita, kita juga sedang mencoba membudidayakan ikan-ikan endemik sungai ciliwung dengan anggaran sendiri, kalau andil dari Pemkot ada tapi tidak berbentuk anggaran bulanan, biasanya kalau kita butuh apa, kita tinggal ajukan dan selalu di ACC, perusahaan-perusahaan juga suka membantu, membelikan perahu karet dan lain-lain, Kominfo juga memasang CCTV di dua sisi pojok kolong jembatan buat memantau debit air di depok, jadi di sini juga terhubung dengan pintu air Manggarai, kalau di sini debit airnya sudah naik ke teras markas KCD kita langsung infokan ke petugas pintu air Manggarai.”

Sungai ciliwung bukan sekedar sungai biasa, sungai ini memiliki fungsi kontrol untuk antisipasi banjir kota Jakarta, selain menjadi simbol penghubung antara tiga kota besar di masa lalu. Kebersihan sungai ciliwung wajib dijaga bersama, walaupun tidak mungkin bisa kembali seperti dulu, setidaknya sungai ini kembali bersih dari sampah dan tidak dijadikan alasan lagi atas musibah banjir di kota Jakarta, Depok dan Bogor.


Irwan Darmawan